HARI OBESITAS NASIONAL 2021

HARI OBESITAS NASIONAL 2021

SEDERET PENYAKIT YANG MENGINTAI DIBALIK OBESITAS

Bahaya kegemukan salah satunya adalah meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit. Memiliki lemak berlebih dalam tubuh, khususnya di daerah pinggang, akan menambah risiko gangguan kesehatan yang serius dan dikaitkan dengan risiko berkembangnya beberapa jenis penyakit seperti kanker dan penyakit jantung.

Jangan sepelekan bahaya yang mengintai dari kegemukan. Berat badan yang ideal sangat baik bagi penunjang kesehatan. Karenanya, penting bagi kita untuk menjaga berat badan agar tidak terlalu gemuk, khususnya bagi mereka yang dalam keluarganya memiliki riwayat penyakit  tekanan darah tinggi, diabetes, sakit jantung, dan kadar kolesterol tinggi.

Di zaman modern ini, angka  obesitas di dunia meningkat dua kali lipat dibandingkan beberapa tahun silam. Indonesia juga memiliki banyak penduduk yang mengalami obesitas. Bahkan, Indonesia menempati urutan kesepuluh dengan tingkat obesitas tertinggi di dunia.

Menurut Riset Kesehatan Nasional, penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas mencapai 20,7 persen. Artinya, satu dari lima orang dewasa mengalami obesitas.Hal tersebut terjadi karena beberapa sebab, terutama gaya hidup modern. Asupan yang tidak sehat seperti makanan cepat saji dan minuman bersoda, serta aktivitas fisik yang minim karena kemajuan teknologi merupakan faktor penyebab obesitas.

Perlu diketahui bahwa obesitas adalah penumpukan lemak yang berlebihan sehingga membuat berat badan berada di atas normal. Anda tidak boleh meremehkan obesitas, karena kondisi ini dapat memicu berbagai penyakit berbahaya.

Berikut adalah beberapa penyakit akibat obesitas yang perlu diperhatikan:

  1. Jantung dan Pembuluh Darah

Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia dan Indonesia.Penumpukan lemak pada orang obesitas dapat menyebar dan menyumbat pembuluh darah. Sumbatan dapat terjadi pada jantung dan otak, sehingga menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

  1. Diabetes

Penyakit lainnya yang disebabkan oleh obesiitas ialah diabetes. Hampir 90 persen orang yang menderita diabetes memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Orang yang obesitas memberikan tekanan lebih pada tubuh dalam menggunakan hormon insulin, sehingga menyebabkan resistensi insulin. Hormon insulin adalah hormon yang mengendalikan kadar gula darah. Karena itu, orang obesitas lebih mudah menderita diabetes.

  1. Hipetertansi

Darah tinggi juga berhubungan dengan obesitas. Lemak berlebih di dalam tubuh membutuhkan oksigen dan nutrisi, sehingga mengharuskan pembuluh darah mengedarkan darah lebih banyak ke jaringan lemak. Hal ini meningkatkan beban kerja jantung, karena harus memompa lebih banyak darah. Tekanan pada dinding pembuluh darah pun meningkat, sehingga tekanan darah tubuh juga meningkat.

  1. Kanker

Salah satu penyakit akibat obesitas yang harus diwaspadai adalah kanker. Pada wanita, obesitas meningkatkan risiko kanker payudarausus besar, dan rahim. Sedangkan pada pria, risiko kanker usus besar dan prostat juga meningkat karena berat badan berlebih. Agar terhindar dari obesitas, jagalah pola makan dan rajin berolahraga. Salah satu alat olahraga yang bisa Anda gunakan di rumah adalah Hemkop Sport. Alat ini dapat membantu Anda memiliki tubuh yang sehat, otot-otot yang kuat, dan membakar lemak dengan maksimal.

  1. Radang Sendi

Bahaya obesitas juga dapat menyebabkan radang sendi. Sendi-sendi yang ada di dalam tubuh bekerja untuk menopang berat badan. Ketika Anda beraktivitas, sendi yang menopang berat badan, seperti pada lutut dan pinggul, akan merasakan tekanan tiga kali lipat lebih besar. Jika mengalami obesitas di usia muda, Anda akan mengalami radang sendi pada usia yang lebih dini. Osteoartritis merupakan tipe  radang sendi yang paling sering ditemukan.

  1. Sleep Apnea

Salah satu dampak obesitas adalah sleep apnea. Pada sleep apnea, henti napas dapat terjadi beberapa kali saat tidur. Hal ini disebabkan oleh tumpukan lemak yang menutupi area leher, karena di sini merupakan jalan keluar udara.

  1. Obesity Hypoventilation Syndrome (OHS)

Penyakit akibat obesitas yang juga harus diwaspadai adalah OHS. OHS ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk menghirup oksigen sehingga kadar karbondioksida dalam darah tinggi. Penyebabnya karena tumpukan lemak pada tubuh, terutama yang mengganggu aktivitas rongga dada dalam menarik dan membuang napas.

  1. GERD

Penyakit GERD berhubungan dengan obesitas atau kegemukan. Hal ini disebabkan karena tumpukan lemak di area perut akan menekan lambung dan menyebabkan refluks asam dari lambung ke tenggorokan.

Ada banyak alasan medis untuk menjaga agar tubuh tidak terlalu gemuk. Untuk mendiagnosis apakah berat badan Anda sudah mulai berlebih atau bahkan mengalami obesitas, Anda dapat menghitung indeks masa tubuh. Jika termasuk dalam kategori pemilik berat badan berlebih, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Dengan menjaga berat badan normal, risiko penyakit akan menurun dan kualitas hidup Anda dapat tetap maksimal. Ayo, jangan tunda lagi untuk mulai menjaga berat badan tetap sehat dengan menerapkan pola makan sehat dan olahraga teratur.

 

#PROMKES_RSUD_LANDAK

#TIM_PKRS_RSUD_LANDAK

 

Sumber :

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3107153/sederet-penyakit-yang-mengintai-di-balik-obesitas

https://www.alodokter.com/bahaya-badan-terlalu-gemuk

 

 

0 Komentar

0012199
Hari ini : 61
Total Kunjungan : 12199
Hits Hari ini : 233

Kalender

Mei 2021
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31